Recommended

Toolkit Riset Pasar dan Kompetitor

Dibuat oleh Berani AI Official

Prompt dalam koleksi ini

Analisis Kompetitor Komprehensif

Deep-dive analisis 3-5 kompetitor untuk strategic positioning.

Lakukan analisis kompetitor untuk bisnis saya.

Bisnis saya: [konteks + USP]
3-5 kompetitor untuk dianalisis: [nama + URL]
Goal analisis: [positioning / pricing / feature gap / go-to-market angle]

Un...
Lakukan analisis kompetitor untuk bisnis saya.

Bisnis saya: [konteks + USP]
3-5 kompetitor untuk dianalisis: [nama + URL]
Goal analisis: [positioning / pricing / feature gap / go-to-market angle]

Untuk tiap kompetitor:
1. Positioning statement (apa yang mereka klaim)
2. Target audience (siapa yang mereka serve, segmen)
3. Pricing strategy + struktur
4. Feature/produk lineup
5. Distribution channel
6. Marketing channel dominant
7. Social proof: customer testimonial, case study, review trend
8. Konten strategy: tipe konten + frekuensi
9. SEO presence: keyword yang mereka rank
10. Pricing model assumption (sustainable atau loss leader)

Lalu sintesis:
- Positioning map (2x2 dengan axis relevant)
- Gap di market (yang underserved)
- Threats (apa yang mereka lebih kuat)
- Defensible angle untuk saya (di mana saya bisa win)

Hindari analisis dangkal "kompetitor lebih besar dari kita".

Customer Persona dengan Jobs-to-be-Done

Persona yang actionable, bukan demographic template.

Susun customer persona pakai Jobs-to-be-Done framework.

Produk/jasa: [konteks]
Target segmen: [konteks]
Data yang saya punya: [interview transcript / survey data / sales data]

Untuk tiap persona (mi...
Susun customer persona pakai Jobs-to-be-Done framework.

Produk/jasa: [konteks]
Target segmen: [konteks]
Data yang saya punya: [interview transcript / survey data / sales data]

Untuk tiap persona (minimal 2):
1. Job statement: "When [situation], I want to [motivation], so I can [expected outcome]"
2. Functional job (literal task yang dia kerjakan)
3. Emotional job (perasaan yang dia ingin / hindari)
4. Social job (image yang dia ingin proyeksikan)
5. Triggers (kapan job ini surface)
6. Current solution + frustration
7. Switching cost (apa yang prevent dia coba alternatif)
8. Success criteria (apa yang membuat dia bilang "this works")
9. Decision-making process (siapa yang influence, channel info)

Hindari:
- Persona demographic-only ("Wanita 25-35, ibu rumah tangga")
- Stereotyping
- Persona yang lebih dari 4 (lebih dari itu lose focus)

Output juga: pertanyaan customer interview yang validate persona ini.

Market Sizing TAM SAM SOM

Hitung market size pakai pendekatan top-down + bottom-up.

Hitung market size untuk produk saya.

Produk/kategori: [konteks]
Geo: [Indonesia / SEA / global]
Target segment: [konteks]
Pricing: [Rp]

Output dengan 2 pendekatan:
1. Top-down:
   - Total market va...
Hitung market size untuk produk saya.

Produk/kategori: [konteks]
Geo: [Indonesia / SEA / global]
Target segment: [konteks]
Pricing: [Rp]

Output dengan 2 pendekatan:
1. Top-down:
   - Total market value (cari dari report public)
   - Segment relevant (% dari TAM)
   - Realistic capture rate
   
2. Bottom-up:
   - Estimasi addressable customer (count)
   - Average ARPU/ARPC
   - Capture % year 1, year 3, year 5

Lalu:
- TAM (Total Addressable Market)
- SAM (Serviceable Available Market)
- SOM (Serviceable Obtainable Market) untuk 1, 3, 5 tahun

Untuk tiap angka:
- Source/asumsi
- Caveat (apa yang bisa miss)
- Validation cara

Hindari: 
- "Market besar, kalau kita ambil 1% saja..." (lazy)
- Pakai TAM tanpa SAM/SOM
- Skip asumsi (investor akan langsung challenge)

SWOT Analysis Honest

SWOT yang jujur dan actionable, bukan generic.

Lakukan SWOT honest untuk bisnis saya.

Bisnis: [konteks: produk, stage, team size, traction]
Industri: [konteks]
Saat ini fokus: [konteks strategic]

Output SWOT yang concrete (5 item per quadrant ma...
Lakukan SWOT honest untuk bisnis saya.

Bisnis: [konteks: produk, stage, team size, traction]
Industri: [konteks]
Saat ini fokus: [konteks strategic]

Output SWOT yang concrete (5 item per quadrant max, bukan list yang sapu rata):

1. Strengths (internal advantage yang real):
   - Tidak boleh generic "team is passionate"
   - Harus defensible vs kompetitor
   - Harus measurable atau demonstrable

2. Weaknesses (internal honest):
   - Yang kalau kompetitor exploit, kita kalah
   - Bukan "we need more marketing" (terlalu generic)

3. Opportunities (external trend yang bisa kita ride):
   - Specific trend, regulation, technology, demographic shift
   - Window of opportunity (kapan ini close)

4. Threats (external risk):
   - Kompetitor move, regulation, market shift
   - Time horizon (immediate vs medium term)

Lalu cross-analysis:
- SO strategy (strength × opportunity = offensive play)
- ST strategy (strength × threat = defensive play)
- WO strategy (weakness × opportunity = improvement play)
- WT strategy (weakness × threat = survival play)

Hindari: SWOT untuk "performance review" — bias positive. Tulis jujur.

Social Listening Report

Mining sentiment + topic dari social mention brand/industry.

Saya mau social listening report untuk: [brand saya / topik industri / kompetitor]

Periode: [waktu]
Platform: [Twitter/X, Instagram, TikTok, forum, blog, dll]
Data yang saya kasih (paste mention/post...
Saya mau social listening report untuk: [brand saya / topik industri / kompetitor]

Periode: [waktu]
Platform: [Twitter/X, Instagram, TikTok, forum, blog, dll]
Data yang saya kasih (paste mention/post): [list]

Output report:
1. Volume mention: total + tren (rising / declining)
2. Sentiment breakdown: positive / neutral / negative %
3. Top theme yang dibicarakan (cluster ke 5-7 tema)
4. Top concern / complaint (kalau ada)
5. Top praise / positive driver
6. Demographic / persona dari mention (kalau bisa di-infer)
7. Influencer/voice yang muncul (siapa yang shape conversation)
8. Comparison dengan kompetitor (kalau data ada)
9. Opportunity: konten/produk yang audience demand tapi belum kita address
10. Action item: 5 hal yang harus saya lakukan dari insight ini

Hindari: report jadi data dump tanpa interpretation. Yang penting: insight + action.

Survey Design Quantitative

Survey yang tidak bias dan menghasilkan data actionable.

Bantu saya design quantitative survey.

Topik research: [yang ingin saya pelajari]
Target responden: [siapa, demografi]
Goal: [decision yang akan dipengaruhi survey ini]
Estimasi sample size: [berapa]...
Bantu saya design quantitative survey.

Topik research: [yang ingin saya pelajari]
Target responden: [siapa, demografi]
Goal: [decision yang akan dipengaruhi survey ini]
Estimasi sample size: [berapa]
Channel distribusi: [email / IG / WA / panel]

Output:
1. Survey structure (max 7-10 menit untuk selesai):
   - Opening (consent + value exchange)
   - Screener (filter responden yang relevant)
   - Demographic (max 4 pertanyaan, tidak di awal)
   - Behavioral question (apa yang mereka LAKUKAN, bukan intend)
   - Attitudinal question (rating scale, Likert)
   - Open-ended question (max 2, di akhir)
   - Closing (insentif, share contact)

2. Pertanyaan-pertanyaan dengan:
   - Format yang sesuai (multiple choice / rating / open / matrix)
   - Anti-bias check (leading? double-barrel? hypothetical?)
   - Apa yang bisa di-extract dari jawaban (actionable insight)

3. Sample size minimum untuk valid (margin of error 5%)

Hindari: 
- Pertanyaan "Would you buy if we made..." (hypothetical bias)
- Survey 20+ pertanyaan
- Demographic di pertanyaan #1 (responden bosan duluan)

User Interview Transcript Analysis

Synthesis dari banyak interview transcript jadi insight pattern.

Analisis 5-10 transcript user interview saya.

Konteks research: [topik]
Target: [persona]
Goal: [hipotesis yang ingin saya validate / pertanyaan yang ingin saya jawab]
Transcript (paste atau summary ...
Analisis 5-10 transcript user interview saya.

Konteks research: [topik]
Target: [persona]
Goal: [hipotesis yang ingin saya validate / pertanyaan yang ingin saya jawab]
Transcript (paste atau summary per interview): [paste]

Output synthesis:
1. Pattern Pain Points (recurring di multiple interview, frequency count)
2. Pattern Workaround (apa yang mereka lakukan sekarang untuk solve problem)
3. Pattern Language (kata persis yang mereka pakai — gold untuk copy)
4. Pattern Triggers (kapan problem ini surface)
5. Surprising Insights (yang tidak expected)
6. Contradictions (interview 1 vs interview 2 — apa yang bisa explain)
7. Quote bank: 5-10 quote powerful (verbatim) yang bisa jadi headline / copy / pitch
8. Saturation check: apakah pattern sudah stabil (no new theme di 2 interview terakhir)
9. Open questions: apa yang masih unclear, butuh follow-up research

Action items:
- 3 product/strategy implication dari insight
- 5 next research question

Hindari: cherry-pick quote yang confirm hipotesis kamu. Yang surprising / contradicting justru paling valuable.

Trend Spotting Report

Identifikasi trend yang relevant untuk industri kamu sebelum mainstream.

Susun trend report untuk industri saya.

Industri: [konteks]
Horizon: [3 bulan / 6 bulan / 12 bulan ahead]
Lensa: [consumer behavior / tech / regulation / business model / culture]

Output trend repor...
Susun trend report untuk industri saya.

Industri: [konteks]
Horizon: [3 bulan / 6 bulan / 12 bulan ahead]
Lensa: [consumer behavior / tech / regulation / business model / culture]

Output trend report:
1. 5-7 trend yang sedang naik (bukan yang sudah mainstream)

Untuk tiap trend:
- Definisi trend dalam 1 kalimat
- Signal yang menunjukkan trend ini real (3 contoh nyata, bukan generalisasi)
- Phase saat ini: emerging / early adopter / crossing chasm / mainstream
- Driver: kenapa trend ini terjadi sekarang (tech enabler / cultural shift / regulation / economic)
- Anti-signal: apa yang menunjukkan trend ini fade/false
- Relevance untuk bisnis saya: high / medium / low (dengan alasan)
- Action: kalau saya percaya trend ini, apa yang harus saya lakukan dalam 90 hari ke depan

Lalu:
- Synthesis: 2-3 mega-theme yang underlie multiple trend
- Rekomendasi bet: trend mana yang worth invest, mana yang wait-and-see

Hindari: trend list tanpa "so what" untuk pembaca. Buzzword tanpa substance.
Masuk untuk menyimpan prompt ke koleksi kamu.