Recommended

Toolkit Copywriter UMKM

Dibuat oleh Berani AI Official

Prompt dalam koleksi ini

Sales Page Long-Form Format AIDA

Sales page panjang untuk produk digital atau jasa premium.

Tulis sales page long-form untuk produk/jasa saya.

Produk/jasa: [apa, deskripsi singkat]
Harga: [Rp]
Target audience: [persona detail: usia, pekerjaan, pain]
USP: [3 hal yang membedakan]
Objection ut...
Tulis sales page long-form untuk produk/jasa saya.

Produk/jasa: [apa, deskripsi singkat]
Harga: [Rp]
Target audience: [persona detail: usia, pekerjaan, pain]
USP: [3 hal yang membedakan]
Objection utama yang sering muncul: [list]
Format: [course / coaching / fisik product / SaaS]

Struktur AIDA:
1. Hero section: headline (problem-aware atau solution-aware), sub-headline, CTA above the fold
2. Agitation: cerita pain point yang relatable
3. Solution intro: produk muncul sebagai answer
4. Benefit-driven feature list (bukan spec)
5. Social proof: testimonial format, case study, before-after
6. Offer breakdown: what's included, bonus, total value vs price
7. Risk reversal: garansi, trial, satisfaction guarantee
8. FAQ: 8-10 objection real
9. Final CTA dengan urgency yang authentic (bukan fake countdown)

Tone: percakapan, bukan corporate. Hindari "kami percaya..." dan "transformasi" overused.

Headline 10 Variant untuk Test

10 headline berbeda angle untuk produk yang sama.

Saya butuh 10 headline untuk landing page / ad / artikel.

Produk/jasa: [apa]
Audience: [persona]
Main benefit: [hasil konkret yang user dapat]
Konteks pembaca saat lihat headline: [scroll IG / search...
Saya butuh 10 headline untuk landing page / ad / artikel.

Produk/jasa: [apa]
Audience: [persona]
Main benefit: [hasil konkret yang user dapat]
Konteks pembaca saat lihat headline: [scroll IG / search Google / open email]

Buat 10 variant dengan angle berbeda:
1. Specific number/result: "5 cara..." atau "[Result] dalam [time]"
2. Question hook
3. Problem-aware: nyebut pain langsung
4. Solution-aware: solution sebagai answer
5. Brand vs alternative: comparison
6. Social proof embedded: "Cara X yang dipakai oleh..."
7. Contrarian: melawan conventional wisdom
8. Curiosity gap: tease tanpa spoil
9. Outcome focused: end state
10. Authority/credential: pakai kredibilitas

Untuk tiap: 1 headline, alasan kenapa work, audience mana yang paling resonate.

Hindari clickbait yang janji oversell.

Email Sales untuk Service Premium

Email outreach untuk jual service Rp 5-50 juta ke klien B2B.

Tulis email sales untuk jual service premium saya ke prospek B2B.

Service: [konteks]
Price range: [Rp]
Target client: [persona: industry, role, company size]
Trigger event (alasan email ini sekarang)...
Tulis email sales untuk jual service premium saya ke prospek B2B.

Service: [konteks]
Price range: [Rp]
Target client: [persona: industry, role, company size]
Trigger event (alasan email ini sekarang): [hiring sign, post-funding, expansion, etc]
Common objection: [list]

Format email:
1. Subject line yang spesifik (bukan generic "Let's connect")
2. Opening: research-based personalization (bukan template "I saw you...")
3. Body: 100-150 kata. Kasih insight bermanfaat sebelum pitch.
4. Soft CTA: bukan langsung "book meeting", tapi "thoughts on this?" atau resource sharing
5. P.S. line yang memorable

Aturan:
- Tidak menjual di email pertama (warm them up)
- Tidak melampirkan deck (terlalu commit)
- Tidak follow-up lebih dari 3x kalau no response

Output juga: 2 follow-up email berikutnya (H+3, H+7).

Iklan Produk UMKM untuk Marketplace

Listing copy untuk Tokopedia/Shopee yang ranking + convert.

Optimasi listing produk saya di Tokopedia/Shopee.

Produk: [nama, kategori]
Harga: [Rp]
USP: [bahan, ukuran, fitur unik]
Target keyword (dari search di marketplace): [list]
Kompetitor terdekat: [link/...
Optimasi listing produk saya di Tokopedia/Shopee.

Produk: [nama, kategori]
Harga: [Rp]
USP: [bahan, ukuran, fitur unik]
Target keyword (dari search di marketplace): [list]
Kompetitor terdekat: [link/nama]

Output:
1. Judul produk: keyword di front, sertakan benefit + spesifik (ukuran, warna, dll) — max 70 char
2. Deskripsi produk: format scannable dengan emoji subtle, benefit-driven, jawab objection di awal, spek di akhir
3. 5 image suggestion (apa yang harus muncul di tiap slot)
4. Variant naming yang clear
5. 10 keyword/tag di belakang yang relevan
6. Promo angle: bundling, voucher strategy, gratis ongkir messaging
7. FAQ pre-empt 5 pertanyaan yang biasa muncul di chat

Hindari: tag stuffing tidak relevan, judul ALL CAPS, deskripsi 1 paragraf wall of text.

Story Selling untuk Caption IG/FB

Caption story-based yang convert tanpa terkesan hard sell.

Tulis caption story-based untuk produk/jasa saya di IG/FB.

Produk/jasa: [konteks]
Audience: [persona]
Story angle: [transformation / origin / customer / behind-the-scene / mistake]
Goal: [save / shar...
Tulis caption story-based untuk produk/jasa saya di IG/FB.

Produk/jasa: [konteks]
Audience: [persona]
Story angle: [transformation / origin / customer / behind-the-scene / mistake]
Goal: [save / share / DM / link click]

Format caption:
1. Hook line 1 (≤ 80 char, harus stop scroll)
2. Story setup: konteks emosional yang relatable
3. Tension / pain point
4. Turning point: produk/jasa muncul natural di sini
5. Resolution: hasil konkret
6. Lesson / takeaway untuk reader
7. CTA: spesifik action, bukan "DM untuk info"

Aturan:
- Hindari "Halo guys" / "Hi everyone"
- First line harus hook, bukan greeting
- Story harus genuine — bukan made-up
- Pitch tidak di awal, tapi pitch jelas muncul di tengah-akhir

Output juga: 5 alternative hook line untuk A/B test.

Hook Library untuk Konten

30 hook template yang bisa di-rotasi untuk berbagai topik.

Buatkan saya 30 hook template (first-line) untuk konten saya di sosial media.

Niche/topik utama saya: [niche]
Audience: [persona]
Format konten: [carousel / single image / video / thread]
Tone: [eduk...
Buatkan saya 30 hook template (first-line) untuk konten saya di sosial media.

Niche/topik utama saya: [niche]
Audience: [persona]
Format konten: [carousel / single image / video / thread]
Tone: [edukatif / kontroversial / story / praktis]

Output 30 hook dibagi 6 kategori:
1. Question hooks (5): pertanyaan provokatif yang audience self-recognize
2. Specific number (5): "3 alasan..." atau "[X]% dari [target] gagal karena..."
3. Contrarian (5): melawan common belief
4. Personal story (5): tease moment relatable
5. Mistake/lesson (5): saya pernah salah X, dan ini yang saya pelajari
6. Comparison/curiosity gap (5): "X vs Y" atau tease unfinished

Untuk tiap kategori, kasih:
- Template generic (placeholder)
- 2 contoh fully filled untuk niche saya
- Kapan template ini paling work (format/timing)

Hindari hook yang sudah cliche di niche saya.

Brand Voice Document

Brand voice guide untuk konsistensi semua content.

Susun brand voice document untuk brand saya.

Brand: [nama]
Industri: [konteks]
Target audience: [persona detail]
Brand persona kalau personifikasi: [siapa orangnya: usia, profesi, energy]
Value brand...
Susun brand voice document untuk brand saya.

Brand: [nama]
Industri: [konteks]
Target audience: [persona detail]
Brand persona kalau personifikasi: [siapa orangnya: usia, profesi, energy]
Value brand: [3 nilai inti]

Output brand voice guide:
1. Brand personality di 3-5 adjective (concrete, bukan vague seperti "friendly")
2. Tone matrix: situasi → tone shift (welcome vs error vs upsell vs apology)
3. Vocab: kata yang sering dipakai (5-10) + kata yang dihindari (5-10)
4. Sentence structure preference (short punchy vs flowing, formal vs colloquial)
5. Formatting rule (sapaan, emoji policy, capitalization, punctuation quirk)
6. 5 contoh "before/after" rewrite: kalimat boring → kalimat sesuai brand voice
7. Voice champion examples: 3 brand lain yang voice-nya mirip arah yang kita tuju
8. Bahasa Indonesia variant: kapan pakai "kamu" vs "Anda" vs "kalian"

Tujuan: writer baru bisa onboarding 30 menit dan langsung capture voice.

Testimoni Request dan Format

Cara minta testimoni ke klien + format yang convertible.

Bantu saya minta + format testimoni dari klien yang puas.

Bisnis saya: [konteks]
Service/produk yang dikasih ke klien: [konteks]
Klien target untuk minta testimoni: [persona, hasil yang dia dapat]
Ch...
Bantu saya minta + format testimoni dari klien yang puas.

Bisnis saya: [konteks]
Service/produk yang dikasih ke klien: [konteks]
Klien target untuk minta testimoni: [persona, hasil yang dia dapat]
Channel testimoni akan dipakai: [website / IG / sales page / proposal]

Output:
1. Email/DM template minta testimoni (low pressure, mudah dijawab klien)
2. 5 pertanyaan trigger yang menghasilkan testimoni convertible (bukan "produknya bagus")
3. Format struktur testimoni yang work:
   - Hook (problem/skepticism awal)
   - Process (apa yang dilakukan)
   - Result (angka/konkret kalau ada)
   - Recommendation (siapa yang harus pakai ini)
4. Visual format: video vs text vs screenshot DM yang mana paling impact untuk audience saya
5. Permission template (boleh dipakai di mana saja, dengan foto/tanpa, dll)
6. Cara minta update testimoni 6 bulan kemudian (long-term result update)

Hindari: testimoni generic "highly recommended" — gak meaningful.
Masuk untuk menyimpan prompt ke koleksi kamu.